Sumber: Otten Coffee

Berpadunya Aroma Kopi, Halaman Buku, dan Waktu yang Tenang

Di tengah hiruk pikuk dunia yang saat ini serba cepat terdapat satu pemandangan yang semakin sering kita temui, yaitu anak muda yang duduk sendirian di kafe ditemani oleh secangkir kopi dan satu buku favoritnya. Bukan karena mereka kesepian, tetapi justru mereka sedang menikmati momen langka, yaitu menghabiskan waktu untuk diri sendiri (me time).

Sumber: Otten Coffee

Pemandangan seperti ini bukan sekadar untuk gaya hidup ala Instagram. Di tengah tekanan kuliah, kerja, dan tuntutan gaya hidup yang membuat kepala penuh, duduk sendirian sambil menatap tiap lembar halaman buku terasa seperti tombol pause dari dunia luar yang berisik. Ritual minum kopi sambil membaca buku sudah menjadi me time versi modern untuk anak muda sekarang.

Ada yang bilang kopi adalah teman yang paling jujur untuk menemani waktu kesendirian karena pahitnya pas, aromanya menenangkan, dan selalu bisa menemani dalam diam. Ketika di minum secara perlahan, ada sensasi hangat yang entah bagaimana bisa menenangkan hati yang gundah dan pikiran yang lelah. Dengan ditemani bacaan yang menarik, seperti novel, buku filsafat, atau bahkan sekadar puisi yang sejenak bisa membuat lupa akan dunia luar, semuanya terasa seperti pelarian kecil yang berharga.

Kesendirian bukan berarti bentuk dari kesepian, melainkan ruang untuk refleksi diri sendiri. Banyak anak muda yang mulai sadar kalau tidak semua hal harus dikerjakan dalam keramaian. Terkadang diri kita butuh diam untuk mengenal diri sendiri dan merenung untuk sekadar menikmati detik tanpa notifikasi sebagai bentuk rehat sejenak untuk diri.

Menariknya, kegiatan seperti ini juga punya sisi romantisnya tersendiri. Duduk di pojokan cafe dengan earphone terpasang di telinga, aroma kopi yang menyengat, dan hujan rintik di luar jendela yang membasahi jalanan, rasanya seperti adegan pemeran utama di film romantis yang tenang tapi penuh makna dengan backsound yang membuat penonton ikut terlarut dalam cerita.

Sumber: Otten Coffee

Meluangkan waktu sendiri untuk menikmati kopi dan membaca buku merupakan cara baru generasi sekarang untuk menemukan kedamaian di tengah dunia yang bising dan serba cepat. Bukan untuk melarikan diri dari keramaian, melainkan memilih tenang di antara hiruk pikuknya dunia untuk mengenal dan merasakan diri sendiri. Karena pada akhirnya segelas kopi dan satu buku sudah cukup membuat mereka merasakan “pulang” ke diri sendiri yang terkadang lupa untuk diperhatikan. (TPA/NRL)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *