Linked to Talk: Membangun Citra Profesional Melalui Sesi Inspiratif

Pada hari Senin, 10 November 2025, telah diselenggarakan acara Linked to Talk oleh mahasiswa D4 Administrasi Perkantoran Digital angkatan 2023 sebagai bentuk dari implementasi pembelajaran mata kuliah MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition). Acara tersebut berlokasi di Gedung Ki Hajar Dewantara Lantai 9 Kampus A, Universitas Negeri Jakarta. Acara diawali dengan penyampaian sambutan dari Project Officer Linked to Talk, dosen pembimbing, dan Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni FEB UNJ, serta acara diakhiri dengan sesi networking di belakang layar bersama pembicara. 

 

Sumber: Fotografi Econochannel

Linked to Talk memiliki tema yang menarik, yakni “Speak Your Brand, Speak Your Self” yang bertujuan untuk membantu peserta memahami dan mengembangkan personal branding, khususnya di platform LinkedIn sehingga mampu membangun citra profesional yang kuat, autentik, dan relevan di dunia kerja modern. Acara tersebut mengundang salah satu pembicara hebat, yaitu Valencia Gabriella, Certified Professional Career Coach sekaligus founder TalentGo.ai. Valencia hadir sebagai pembicara dengan membawakan tema “Build Your Brand, Share Your Story” untuk memberikan wawasan mengenai pentingnya personal branding bagi mahasiswa di era kompetitif saat ini. Dalam pemaparannya, Valencia menegaskan bahwa personal branding tidak hanya sekadar pencitraan, tetapi proses membangun citra diri yang autentik, konsisten, dan bernilai. Menurutnya, personal branding memberikan dampak langsung pada peluang karier, relasi profesional, hingga kepercayaan diri seseorang.

 

Ketika sesi mengupas lima pilar the brand gap, yaitu differentiate, innovate, collaborate, validate, dan cultivate yang menjadi pondasi dalam membangun identitas profesional, Valencia juga menekankan pentingnya eksistensi di platform digital, seperti LinkedIn mulai dari penggunaan foto profesional, penulisan headline yang kuat, hingga storytelling di bagian “About” untuk menunjukkan nilai dan keahlian. Selain itu, para peserta diajak untuk melakukan aktivitas interaktif, seperti menilai persepsi teman, mengidentifikasi “brand gap”, hingga saling memberi feedback terkait profil LinkedIn. Melalui kegiatan tersebut, Valencia mendorong mahasiswa untuk memahami cara agar dilihat orang lain dan menyesuaikan citra diri dengan tujuan karier yang diinginkan.

 

Sumber: Fotografi Econochannel

Acara tersebut berakhir dengan ajakan bagi seluruh peserta untuk mengambil langkah pertama dalam membangun personal branding, dan dua peserta yang terpilih melalui undian mendapatkan kesempatan melakukan networking secara langsung, serta didampingi oleh pembicara di belakang layar sebagai bentuk apresiasi sekaligus pengalaman eksklusif. Sebagai penutup, Valencia juga menegaskan kalimat motivasi untuk para peserta, yaitu “Setiap interaksi adalah kesempatan memperkuat branding, serta konsistensi dan keaslian adalah kuncinya.” (TPA/FTH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *