Kajian SABAR 2025 Mendorong: Muslimah untuk Bangkit dan Kembali kepada Allah

Jakarta—Rabu, 26 November 2025, Kajian SABAR (SEMUT x Anisa Akbar) telah diselenggarakan di Gedung Ki Hajar Dewantara, Lantai 8, Universitas Negeri Jakarta. Kegiatan tersebut menjadi wadah refleksi dan penguatan spiritual bagi para muslimah dalam menghadapi dinamika kehidupan.

 

Sumber: Fotografi Econochannel

Kajian tersebut mengusung tema “Level Up, Not Give Up: Jatuh Bukan Akhir, Melainkan Jalan Pulang pada-Nya”. Kajian SABAR merupakan hasil kolaborasi antara Kemuslimahan BSO Al-Ijtima’i dengan Kemuslimahan BSO Al-Iqtishodi. Tema tersebut diangkat sebagai respons atas kenyataan hidup yang sering kali diwarnai oleh proses jatuh dan bangkit manusia dalam menjalani kehidupan.

Acara tersebut diawali dengan sambutan ketua pelaksana dan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Nadiyah Rizkiyah, S.Pd dan Faizah Azhari, S.Pd. Dalam penyampaiannya, kedua pemateri menekankan bahwa setiap ujian dan kegagalan bukanlah akhir dari perjalanan hidup, tetapi bentuk kasih sayang Allah yang dapat menjadi sarana untuk makin mendekat dengan-Nya.

 

 

Sumber: Fotografi Econochannel

Tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, kajian SABAR juga menghadirkan sesi diskusi interaktif yang melibatkan pemateri, moderator, dan peserta. Sesi tersebut membahas tentang pengalaman nyata dan cara seorang muslimah dapat bangkit dari keterpurukan, menata hati, serta menemukan kembali makna sabar dalam proses kehidupan.

Salah satu peserta, yakni Putri menyampaikan bahwa kajian tersebut memberikan kesan mendalam karena materi yang disampaikan tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga menjadi pengingat dan ruang muhasabah diri. Ia menilai bahwa kajian SABAR mampu menghadirkan ketenangan sekaligus dorongan untuk terus memperbaiki diri.

 

Sumber: Fotografi Econochannel

Ketua Pelaksana Kajian SABAR 2025, yakni Raiva juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang penguatan bagi para muslimah agar tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan hidup. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah meluangkan waktu untuk hadir, serta mengajak para muslimah untuk terus bertumbuh dan berproses menjadi pribadi yang lebih baik. (MK/FTH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *