Sumber: radartv.disway.id
Di zaman sekarang, informasi datang lebih cepat daripada paket kurir. Bangun tidur langsung buka ponsel, scroll berita, lihat story teman, dan baca komentar netizen. Belum apa-apa, otak sudah terasa penuh. Kalau tidak punya “perisai mental”, kita akan mudah lelah dan tersulut emosi, bahkan sampai merasa hidup orang lain selalu lebih baik. Nah, supaya tetap waras dan kuat menghadapi derasnya arus informasi, ada beberapa trik sederhana yang bisa kamu coba.
- Kenali Batas Pikiranmu
Banyak orang lupa bahwa otak juga butuh istirahat. Coba sadari kapan kamu mulai merasa sumpek setelah terlalu lama scrolling. Kalau pikiran mulai panas seperti laptop tua, itu tanda kamu butuh jeda. Tutup layar, tarik napas, dan minum air, hal sesederhana itu bisa menurunkan beban mentalmu.
- Pilih Asupan Informasi, Jangan Jadi “Tong Sampah Digital”
Tidak semua yang lewat di timeline wajib kamu konsumsi. Unfollow akun yang membuat cemas, mute grup yang hanya penuh debat kusir, dan pilih sumber berita yang jelas, bukan yang judulnya bombastis. Ingat, kamulah yang mengendalikan feed-mu, bukan sebaliknya.
Sumber: basw.co.uk
- Latih “Otot Tahan Banting” Setiap Hari
Ketahanan mental itu seperti otot, harus digunakan supaya kuat. Bisa dimulai dari hal kecil, seperti journaling lima menit, jalan kaki sore tanpa ponsel, atau berbincang tatap muka dengan teman. Aktivitas sederhana yang terasa manusiawi justru menjadi penyeimbang dari dunia digital yang serba cepat.
- Rayakan Diam
Banyak orang takut sepi, padahal diam adalah vitamin untuk otak. Cobalah silent mode selama 30 menit sehari. Tanpa musik, tanpa notifikasi, hanya kamu dan pikiranmu. Diam itu bukan kosong, tetapi ruang untuk pulih.
Kalau kamu merasa kewalahan belakangan ini, tenang, bukan kamu saja. Dunia memang makin bising, tetapi kita tetap bisa memilih untuk hidup dengan kepala yang ringan. Kuncinya adalah sadar, seleksi, dan rawat pikiranmu setiap hari. (SAR/NYL)

