Siapa bilang mahasiswa tidak bisa traveling dengan seru? Kondisi keuangan memang sering kali membuat kita berpikir dua kali untuk liburan. Namun, sebenarnya liburan tidak selalu identik dengan biaya besar. Dengan strategi yang tepat, mahasiswa tetap bisa menikmati perjalanan menyenangkan tanpa harus khawatir soal saldo rekening. Berikut beberapa tips traveling low budget yang bisa menjadi panduan.
- Manfaatkan Promo dan Diskon Khusus Mahasiswa
Kartu mahasiswa bisa menjadi senjata andalan. Banyak destinasi wisata, penginapan, hingga transportasi yang memberikan potongan harga khusus untuk pelajar dan mahasiswa. Selain itu, aplikasi traveling juga sering menawarkan promo menarik, seperti midnight sale. Jadi, jangan ragu untuk berburu harga terbaik agar anggaran liburan lebih terkendali.
- Pilih Destinasi yang Terjangkau
Tidak perlu memaksakan diri untuk pergi ke Bali atau luar negeri jika dana terbatas. Banyak pilihan destinasi menarik di sekitar kota atau provinsi, mulai dari pantai, air terjun, hingga desa wisata yang jarang diketahui. Selain hemat, liburan ke tempat terdekat juga membuat perjalanan lebih santai tanpa takut melebihi anggaran.
- Rencanakan Anggaran Sejak Awal
Perencanaan anggaran yang baik dapat membantu menghindari pengeluaran yang berlebihan. Buat catatan sederhana mengenai kebutuhan utama, seperti transportasi, tiket masuk, penginapan, dan konsumsi. Dengan begitu, kamu lebih mudah mengontrol pengeluaran serta terhindar dari kondisi “kantong kering” setelah liburan.
- Bepergian Bersama Teman
Liburan bersama teman bukan hanya lebih menyenangkan, tetapi juga lebih hemat. Biaya penginapan bisa dibagi, sewa kendaraan dapat dilakukan secara patungan, bahkan kebutuhan konsumsi pun bisa ditanggung bersama. Selain itu, pengalaman berlibur terasa lebih berwarna dengan adanya cerita dan momen kebersamaan.
- Pilih Penginapan Alternatif
Jika hotel dirasa terlalu mahal, opsi, seperti hostel, guest house, atau homestay bisa menjadi pilihan. Beberapa penginapan bahkan menyediakan fasilitas dapur yang memungkinkan untuk memasak sendiri. Bagi mahasiswa yang bepergian secara berkelompok, kamar dormitory juga bisa menjadi solusi ekonomis.
- Hindari Musim Liburan
Harga tiket dan penginapan biasanya melonjak saat musim liburan. Untuk menghemat, pilih waktu perjalanan di luar periode tersebut, seperti hari kerja atau low season. Selain lebih murah, suasana destinasi wisata pun cenderung lebih tenang dan nyaman.
- Bersikap Fleksibel
Fleksibilitas sering kali menjadi kunci traveling hemat. Mulai dari mengganti tanggal keberangkatan, menyesuaikan penginapan, hingga mencoba rute lain karena adanya promo. Dengan sikap terbuka terhadap perubahan, perjalanan justru bisa menghadirkan pengalaman baru yang menyenangkan.
Sumber: freepik.com
Traveling low budget bukan berarti membatasi kesenangan, melainkan belajar mengatur prioritas dan memanfaatkan peluang dengan cerdas. Dengan perencanaan yang tepat, mahasiswa tetap bisa menikmati liburan berkualitas tanpa harus khawatir akan biaya. Ingat, yang penting itu pengalamannya, bukan seberapa mewah kamu jalan-jalan.
Jadi, kapan kamu mulai menyusun rencana liburan hemat ala mahasiswa? Siapkan ransel, ajak teman, dan buktikan bahwa liburan menyenangkan tidak harus menguras isi dompet! (ADP/NYL)
You may also like
Sibuk Bukan Alasan: Trik Cerdas bagi Mahasiswa Supaya Waktu Tetap Terkendali
Ketika Sinyal Lebih Berharga dari Sepiring Nasi
Mengerjakan Tugas Sambil Minum Kopi atau dalam Keheningan? Mana Tempat yang Paling Membuat Produktif?
Lima Tips Praktis Foto Menggunakan Handphone agar Feed Instagram-mu Jadi Lebih Hidup
From Straw Hats to Street Protests: What the One Piece Flag Tells Us About Civic Expression