
Sumber: mongabay.co.id

Sumber: media.alkhairaat.id
Indonesia merupakan negara yang berada di jalur pertemuan tiga lempeng tektonik besar serta dikelilingi oleh kawasan Cincin Api Pasifik sehingga wilayah ini sangat aktif secara tektonik dan sering mengalami gempa bumi. Gempa bumi bisa datang kapan saja dan tanpa aba-aba. Dalam hitungan detik, suasana yang tadinya tenang bisa berubah menjadi kacau. Jadi, kamu jangan panik dan harus tahu apa saja yang harus dilakukan saat terjadi gempa.
1. Jangan lari–larian! Perhatikan dulu sekitarmu
Jangan langsung lari keluar saat gempa masih berlangsung. Pecahan kaca, genting, atau benda jatuh justru bisa menjadi bahaya ketika kamu mencoba keluar. Saat guncangan mulai terasa, hal pertama yang harus dilakukan adalah Drop, Cover, and Hold On. Artinya, segera merunduk, berlindung di bawah meja atau benda kokoh, lalu berpegangan sampai guncangan berhenti.
2. Cari area yang terbuka jika kamu sedang di luar
Kalau gempa terjadi ketika kamu sedang berada di luar ruangan, segera cari area terbuka seperti lapangan atau halaman parkir, kemudian lindungi kepala dan tetap waspada sampai guncangan berhenti. Jauhi gedung, tiang listrik, papan reklame, pohon besar, dan benda lain yang bisa roboh.
3. Menepi dan jangan panik saat kamu di dalam kendaraan
Jangan langsung turun di tengah jalan. Jika memungkinkan, pengemudi sebaiknya menepi dan berhenti di lokasi yang aman. Hindari menepi di bawah jembatan, dekat tiang listrik, pohon, papan reklame, atau bangunan tinggi. Tetaplah berada di dalam kendaraan sampai situasi cukup aman untuk keluar.
4. Waspada gempa susulan
Jika gempa sudah berhenti, bukan berarti semuanya otomatis aman. Gempa susulan masih bisa terjadi. Periksa kondisi diri sendiri dan orang-orang di sekitar. Jika ada yang terluka, bantu sebisa mungkin tanpa membahayakan dirimu. Perhatikan juga kondisi bangunan. Jika terdapat kerusakan serius, segera tinggalkan bangunan dengan tertib. Jangan segera menyalakan api atau perangkat listrik jika ada dugaan kebocoran gas atau kerusakan instalasi.
Gempa bisa terjadi kapan saja, bahkan dalam momen–momen paling membahagiakan dalam hidup kita. Jadi, kita harus bisa mempersiapkan diri untuk menghadapinya. Kuncinya adalah tetap tenang dan jangan panik, lindungi kepala dan tubuh saat guncangan, jauhi benda yang berpotensi jatuh, lalu lakukan evakuasi setelah kondisi memungkinkan. Karena dalam situasi darurat, beberapa detik dan keputusan yang benar bisa sangat berarti. (ASK/NFA)
You may also like
Misi Spider-Man di Tebing Hawu: Kibarkan Bendera Merah Putih dan Lawan Tambang
Gempa M7,7 di NTT: Guncangan Belum Reda, Kerusakan Terus Bertambah
Semarak HUT Ke-81 RI: Pesta Rakyat Wujudkan Ekonomi Berdaulat melalui UMKM
Konstitusi di Dalam Genggaman, tetapi Tidak Pernah Dibuka
81 Tahun Merdeka Sejauh Mana Kemerdekaan Dirasakan Masyarakat?