Jakarta – Pertandingan bulu tangkis beregu Sudirman Cup membawa Indonesia sampai ke babak perempat final pada Jumat (1/10). Babak tersebut mempertemukan Indonesia kontra negara serumpun, Malaysia.
Pertandingan yang dihelat di Energia Areena itu mengharuskan The Minions berhadapan dengan Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Sayangnya, pasangan ganda putra world nomor 1 itu harus kandas melalui dua gim langsung dengan skor 12-21 dan 15-21. Hasil tersebut membawa Malaysia unggul sementara 1-0 atas Indonesia.
Seakan tak mau kalah, Indonesia samakan kedudukan dengan poin yang disumbang Gregoria Mariska Tunjung. Melalui pertarungan sengit rubber game, Gregoria memperpanjang napas permainan bagi Indonesia dengan skor 22-20, 18-21, dan 21-19 saat melawan Kisona Selvaduray.

Tunggal putra menjadi partai ke-3 yang dipermainkan dan mempertemukan Anthony Sinisuka Ginting melawan Lee Zii Jia. Namun sayang, hasil yang dipetik peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 itu justru membawa Malaysia unggul 2-1 setelah ia kalah straight game melalui skor 11-21 dan 16-21.
Indonesia pun kembali samakan kedudukan menjadi 2 sama yang disumbang peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Pertandingan selama 91 menit itu menjadi semakin sengit lantaran mengharuskan permainan sampai rubber game. Sebagai skor akhir, Greysia/Apriyani berhasil tundukan Pearly Tan/Thinaah Muralitharan dengan skor 22-20, 17-21, dan 21-18.
Karena kedudukan yang sama imbang, partai ke-5 pun menjadi partai penentu. Indonesia menurunkan atlet ganda campuran terbaiknya Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti yang harus berhadapan dengan Hoo Pang Ron/Cheah Yee See. Pertarungan rubber game juga kembali tersaji tetapi Praveen/Melati harus mengakui keunggulan lawan melalui skor 19-21, 21-9, dan 16-21. Hasil tersebut memastikan Malaysia melangkah ke babak semifinal setelah unggul 3-2 atas Indonesia.
Perjalanan Indonesia di Piala Sudirman 2021 pun kandas dan gagal membawa kembali Piala Sudirman pulang ke pangkuan Ibu Pertiwi, tetap semangat penggawa Merah Putih!
(DHZ/AWS)
You may also like
Gelar Tanpa Kepastian: Terjebak dalam Kesenjangan Dunia Kuliah dan Kebutuhan Industri
Bukan Sekadar Gaya Hidup, Ini tentang Bertahan Hidup
Gas Kita Diprioritaskan Untuk Siapa? Saat Dapur Industri Berebut Api Biru
Antara Ambisi dan Sportivitas di Jakarta Running Festival 2026
Gelar Sarjana Bukan Jaminan Kerja: Tantangan Lulusan Baru Memasuki Dunia Profesional
