Sumber foto: Suara.com
Meski tak berhasil menjadi juara grup A usai kalah dari Jepang dengan skor 4-1, tim Indonesia tetap patut bangga karena Bilqis Prasista mampu mengalahkan Akane Yamaguchi sebagai pemegang peringkat ke-1 dunia. Hal tersebut membuat nama Bilqis Prasista menjadi buah bibir para pengamat bulu tangkis, bahkan tidak hanya di Indonesia, tetapi seluruh dunia pun turut membicarakannya.
Bilqis Prasista merupakan anak dari legenda bulu tangkis Indonesia, Joko Supriyanto dan Zelin Resiana. Kedua orang tuanya pun memiliki catatan prestasi pada dunia bulu tangkis Indonesia. Joko Supriyanto adalah salah satu legenda bulu tangkis Indonesia di sektor tunggal putra. Beliau adalah pemain yang berhasil menyabet gelar Juara Dunia 1993. Sementara itu, ibunya, Zelin Resiana, juga pernah membawa pulang Piala Uber 1994 dan 1996 yang bermain di sektor ganda.
Setelah menjadi bagian tim BATC Indonesia di Malaysia beberapa waktu lalu, Bilqis masuk ke dalam tim Uber Cup Indonesia. Namun, tak hanya sekadar menjadi bagian dari tim Uber Cup, Bilqis secara mengejutkan mampu menumbangkan pemain tunggal nomor satu dunia asal Jepang, yaitu Akane Yamaguchi pada partai pertama laga terakhir grup A antara Indonesia vs Jepang, Rabu, 11 Mei 2022. Meskipun saat ini Bilqis Prasista masih menduduki peringkat 302 dunia, Bilqis mampu memenangkan dua gim langsung dengan skor 21-19 dan 21-19. Permainannya yang penuh dengan taktik dan tidak mudah ditebak dapat mengalahkan Akane Yamaguchi yang merupakan tunggal putri pemegang peringkat ke-1 dunia.
Tak hanya itu, Bilqis Prasista juga memiliki segudang prestasi yang memang sudah diraih sebelumnya. Berikut ini beberapa prestasi yang pernah diraih Bilqis dalam dunia bulu tangkis:
- Juara Bangladesh Junior International Series 2021 (tunggal putri);
- Semifinalis Bangladesh International Challenge 2021 (tunggal putri);
- Semifinalis Finnish Junior 2021 (tunggal putri);
- Runner Up Denmark Junior 2021 (tunggal putri);
- Semifinalis Badminton Asia Junior Championships 2019 (tunggal putri U17);
- Juara Jakarta Junior International Series 2019 (tunggal putri U17); dan
- Juara Djarum Sirnas Sumatera Selatan Open 2019 (tunggal remaja putri).
(NAB/REI)
You may also like
Ancol dan PRJ: Tempat Liburan Alternatif yang Diminati Berbagai Kalangan
Saat Rupiah Menanjak, Kabar Baik atau Sekadar Euforia Pasar?
Mahasiswa Turun ke Jalan, Akankah Kebijakan Pemerintah Berubah
Dari Kampus ke Jalanan: Mahasiswa UI dan UNJ Menagih Respons Pemerintah
Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Acuan ke 5,5%, Cukupkah untuk Menjinakkan Rupiah?

